Wawancara Andy F. Noya dengan Sultan Hamengku Buwono X (1)
Transkip wawancara Andy F. Noya dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam acara “Kick Andy” (MetroTV, Kamis, 20 September 2007, 22.05-23.00wib)

Andy: Pak Sultan, pernyataan Anda untuk tidak bersedia dipilih kembali sebagai Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, sebenarnya alasan yang jujur itu apa sih ?
Sultan: Kenapa itu menjadi suatu question sebetulnya ?
Andy: Karena banyak orang tidak percaya semudah itu Anda menyatakan tidak bersedia. Pasti ada latar belakang lain … Sultan: Semudah itu atau memang tidak biasa ? (tertawa)
Andy: (tertawa) … Alasan pensiun kurang bisa diterima ya ? Masih gagah seperti ini …
Sultan: Jadi begini ya. Saya melihat bahwa tantangan jaman ini sudah berubah.
Andy: Sudah berubah …
Sultan: Ya.
Andy: Artinya ?
Sultan: Artinya, bahwa yang dimaksud dengan kedaulatan di tangan rakyat, ya … Itu harus menjadi kekuatan baru di dalam proses membangun sistem dan manajemen Pemerintah di masa depan. Saya ingin bagaimana masyarakat Jogja tunduk pada sistem dan manajemen pemerintahan daerah … ya …
Andy: Ini menarik. Karena, berarti Anda menafikan komitmen ayah Anda Sri Sultan Hamengku Buwono IX dengan Pemerintah bahwa jabatan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta dijabat seumur hidup oleh Sultan …
Sultan: Tidak ada … kalimat itu …
Andy: Jadi dalam undang-undang tahun 1950 itu sebenarnya tidak tercantum.
Sultan: Di dalam Undang-undang 32 2004 pun dikatakan adalah Gubernur itu dari keluarga Keraton Jogjakarta. Wakil Gubernur dari keluarga Puro Pakualaman. Tidak menyebut Sultan.
Andy: Jadi Anda tidak merasa bahwa menghianati komitmen Ayah Anda …
Sultan: Tidak. Tapi Republik ini sudah final. Itu yang tidak akan Saya khianati dari bagian Republik. Ya … Andy: Ini menarik karena …
Sultan: Menatap masa depan.
Andy: Sultan-sultan di beberapa daerah lain justru ingin memperkuat kekuasaannya. Tapi Anda justru mau melepaskan?
Sultan: Keraton itu sekarang bukan, bukan pada konteks kekuasaan politik. Kebudayaan, harus bisa memberiken pencerahan kepada masyarakatnya.
Andy: Tapi kalau ada yang kemudian mencoba melihat dari perspektif yang berbeda bahwa kemunduran Anda ini akibat Anda marah kepada Pemerintah Pusat yang tidak juga menggodog Rancangan Undang-undang Keistimewaan …
Sultan: Bagi saya marah tidak marah itu ada ekspresi pada diri seseorang, ya … Tapi bagi saya, bukan. Nanti undang-undang yang keluar itu … menafikan Saya juga tidak ada masalah, kok. Karena apa? Karena … Daerah Istimewa Yogyakarta itu sudah diabdikan untuk Republik. Ya terserah undang-undang yang membuat Pemerintah … apapun bentuknya.
Andy: Tapi kalau ada yang lebih nakal lagi bilang Sultan takut bertarung ketika pemilihan langsung takut kalah …
Sultan: (tertawa) … Masalahnya bukan masalah pilihan langsung ataupun penetapan. Ya. Masalahnya orang itu harus tahu batas pada satu momentum. Tapi Saya punya itikad jujur … Saya ingin melihat, bagaimana, apakah nanti keputusannya undang-undang untuk Daerah Istimewa Yogyakarta apapun harapan Saya hanya satu, bagaimana ada kepastian rakyat Jogja menatap masa depan yang lebih baik. Itu aja … (applause).
Andy: Dan ini semua, rakyat Jogja … (applause) … dan Saya tidak tahu apakah rakyat Jogja siap menerima Gubernur yang bukan Sultan.
Sultan: Ya … Saya kira kalau sekarang kegamangan orang saja. Mungkin punya kekhawatiran, nanti bagaimana, apa yang akan terjadi … ya kan. Mungkin bayangannya takut kalau nanti dasarnya hanya money politic … tidak memihak kepada rakyat, ya kan. Masyarakat lupa bahwa domisili Saya tetap di Jogja bukan pindah dari Jogja.
Andy: (tertawa) … (applause) …
Sultan: Kalau Gubernur yang akan datang siapapun bertentangan dengan kehendak masyarakatnya, Saya tidak akan memihak Gubernur, Saya akan memihak masyarakat Saya … (applause) …
Andy: Baik, satu pernyataan yang luar biasa dari Sri Sultan Hamengku Buwono X tadi. Tapi sebelum kita lanjutkan, pastikan Anda masih bersama Saya di Kick Andy … (applause) …
November 2, 2007 at 1:21 am
Permisi, saya numpang liat-liat ya
June 13, 2008 at 4:15 am
baguuuuuuuuus nian, andai bung andy tau alamat para tokoh terkenal yg telah meninggal dunia, pasti akan diajak talk show juga…….